Pep Guardiola Lebih Suka Lawan yang ‘Bermain’

Entah apa ini kebanggaan atau tantangan. Kemenangan yang tak bisa dihentikan yang dilakukan oleh Man City mungkin saja membuat sang manajer Bursa Togel merasa bosan atau lebih bisa melihat berbagai sikap dan karakter lawan. Contohnya adalah ketika pertandingan melawan Newcastle dimana City hanya bisa menang tipis. Di sini, Pep Guardiola mengakui lebih suka berhadapan dengan lawan yang ‘bermain’ atau yang memberikan serangan dan tantangan daripada tipe lawan lainnya khususnya yang bertahan.

Pep Suka Lawan yang Kuat

Pep Guardiola mengakui bahwa dia lebih memilih lawan yang “bermain” setelah Manchester City memastikan kemenangan 1-0 di Newcastle pada hari Rabu. Kemenangan babak pertama Raheem Sterling sudah cukup untuk membuat City meraih kemenangan ke-18 berturut-turut di Liga Primer, memperpanjang keunggulan mereka di puncak menjadi 15 poin.

City juga mendominasi sebagian besar pertandingan, mencatatkan 21 tembakan ke arah Newcastle, sementara juga menikmati 78 persen kepemilikan atau penguasaan permainan. Ini menunjukkan City sangat kuat terhadap siapa sajayang menjadi lawannya. City tak terkalahkan. Walau demikian, City lebih menyukai pihak lawan yang melakukan serangan, bukan dari pihaknya.

Pihak manajer lawan, Rafael Benitez terpaksa menggunakan pendekatan pertahanan untuk Newcastle pada pertandingan di St James ‘Park. Sementara itu Guardiola mengatakan bahwa dia lebih menyukai tim lain untuk menyerang. Dia mengakui bahwa strateginya untuk melakukan serangan bertubi-tubi bukanlah salah satu keahlian utama yang dimiliki. Namun, terbukti serangan dan pertahanan City juga sangat apik.

“Saya ingin lawan yang bermain, untuk sepak bola dan penonton, untuk semua orang. Tapi setiap manajer bisa memutuskan apapun yang dia inginkan,” kata Guardiola kepada media olahraga setelah pertandingan. Dia melanjutkan; “Anda harus menemukan dan mencari cara untuk menyerang mereka saat mereka mempertahankan 11 pemain di dalam kotak, saat striker melaju dengan gelandang bertahan kami, dan ada sembilan atau 10 pemain di sana menunggu lemparan atau tendangan bebas atau sudut.

Sengan dengan Hasil yang Bersih

Pep Guardiola mengatakan; “Saya tidak bisa menilai mereka (Newcastle), tapi saya pikir menyerang dalam situasi itu akan menciptakan peluang yang cukup untuk mencetak banyak gol. Selalu ada keyakinan bahwa cara terbaik untuk mempertahankan adalah jauh, jauh (berbeda) dari tujuan Anda. Kebanyakan orang berpikir sangat berbeda, tapi itulah mengapa sepakbola luar biasa.

Dia melanjutkan “Kami senang dengan banyak lembaran bersih. Kami telah memulai putaran kedua [musim], 18 pertandingan tersisa, kami akan melihat berapa banyak pertandingan yang harus kami menangkan.” Ya, hasil yang bersih, kemenangan tanpa harus kebobolan memang menjadi kebanggan tersendiri bagi Pep Guardiola dan tentunya bagi semua pemain City.

Sebenarnya, penampilan Newcastle membaik setelah istirahat babak pertama dengan beberapa peluang yang mereka ciptakan. Tapi, bagi Guardiola, dia merasa bahwa tim City-nya menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan dan mempertahankannya hingga permainan berakhir. “Kami pantas menang, tidak mudah bila lawan tidak mau bermain, mereka bertahan dengan baik dan dalam. Tidak mudah (kemenangan) saat ini terjadi,” Guardiola menambahkan.

“Kami menciptakan peluang yang cukup di kedua babak, kami terlibat irama Newcastle dan itulah mengapa itu sedikit lebih rumit. Kami menciptakan peluang. Pada babak pertama bisa jadi tiga atau empat, atau 4-1, karena Kyle [Walker] tergelincir. Tapi tidak apa-apa, bila Anda telah memenangkan 18 pertandingan berturut-turut, Anda harus hidup 10 sampai 15 menit dengan cara seperti itu, tapi kami sangat bahagia,” jelasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018: Corsica Movie | Travel Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress